Rabu, 28 Juli 2010

fiksinya daud antonius kurniawan (i like it)

Biar Hati yang Bicara (Apakah Salah Jika Aku Mencintai Seorang Waria?) Short Version Part 4
Daud Antonius Kurniawan
| 28 Juli 2010 | 05:22
44
0
Nihil.

Siapakah orang yang terlalu hebat hingga dapat mengerti isi hati orang lain? Hati bagaikan hujan deras yang turun ke atas bumi dengan cepat, menghitung tiap tetesnya adalah hal bodoh yang ingin aku lakukan. Aku adalah salah seorang korban dari sang penipu hati, sesosok yang pernah aku lihat sebagai malaikat tercantik yang dapat merubah menjadi iblis paling kejam dalam sesaat, Hatiku adalah tempat persinggahan terbodoh yang pernah aku tawarkan pada Zee, gadis terakhir yang kucintai, karena dengan mudahnya ia meninggalkanku begitu saja, tanpa alasan apapun, dan setelah aku mengetahui alasannya perlahan, alasannya sederhana, ia mendapat yang lebih baik, lalu mencampakanku begitu saja? Begitulah hidup, jika mengharapkan keadilan darinya, kau adalah orang paling gila yang hidup sampai saat ini.

————————–————————–————————–
“Maaf,..” Kata ini spontan terucap dari bibirku saat seorang gadis menabrakku tiba-tiba, padahal idealnya dia yang harusnya minta maaf. Tapi yang ada kini malah ia mencaci-makiku bertubi-tubi, menyerangku dengan senjata kata-kata tajam, kadang kala seseorang yang bersalah terlihat paling benar dari sisinya sendiri, bukankah begitu? Aku mengangkat wajahku, dan ia diam, ia kini jadi tertunduk, ia adalah Zee, seseorang yang dari 3 bulan yang lalu, tak pernah bicara denganku, bahkan menyapa pun tidak. Aku hanya tersenyum, dan ia pergi secepat kilat, jadi kemana ocehan selama ini? Ia memang tak pernah berubah, masih menjadi Zee yang dulu aku kenal, gadis cantik banyak bicara yang temperamental, ya sudahlah, aku hanya menganggapnya sebagai bagian dari hidupku yang terlewat dan tak harus dikenang.
Aku merebahkan diri di tempat tidur, berusaha membayangkan apa yang akan terjadi esok, hari kedua aku melakukan wawancara untuk penelitian transgenderku. Aku tak berharap banyak, aku hanya ingin semuanya berjalan baik-baik saja.
————————–————————–————————–
Aku datang agak siang hari ini, ketika matahari telah sampai dipuncaknya, aku tak mau mengganggu pekerjaan Fla, aku hanya meminta waktunya sebentar hari ini, aku masuk ke salon yang sama, dan merasakan keharuman yang sama seperti kemaren.

“Eh, yang bener dong!! Ga professional banget sih! Dasar banci!!” Terdengar bentakan dari suara seseorang. Aku berusaha dengan cepat ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi. Dan ternyata suara itu aku kenal, wajahnya pun tak akan aku lupakan, Zee, dia yang bersikap emosional hari ini. Aku hanya melihat dari belakang, dan betapa kagetnya aku melihat sosok “Banci” yang ia marahi, Fla, subjek yang akan ku wawancarai hari ini.
“Kalo memang ga bisa kerja, mending sana mangkal aja di jalan!” Katanya lagi sambil membanting beberapa perlengkapan yang ada diatas meja. Sementara Fla hanya diam, dia tertunduk dan meminta maaf dengan terus menerus. Setelah menanyakan kejadiannya dengan cepat ternyata alasan kejadian itu adalah model rambut yang tidak sesuai dengan yang diinginkan, dan aku benar-benar mengenal Zee, dia akan marah besar jika hal itu terjadi, karena ia adalah iblis cantik yang ingin semuanya terlihat sempurna, tak ada goresan sedikit pun.

Zee tetap dengan caki makinya seperti biasanya, dan betapa kagetnya aku ketika ia datang menghampiri Fla, ia melayangkan tangannya ke atas wajah Fla, ia akan memukulnya, sungguh keterlaluan. Aku yang tadinya tak ingin ikut campur kini harus ikut campur, aku menahan tangan Zee, tangan lembut dan halus yang dulu selalu rasakan, namun sekarang berubah total, berubah menjadi tangan tak berperasaan.

“Cukup..” Kataku di depan wajah Zee, ia kaget dan hanya diam, mungkin kehadiranku membuatnya tak nyaman, setelah kejadian ia mencampakanku 3 bulan yang lalu, dan membentakku tanpa alasan kemarin, itu cukup membuat perasaannya bersalah.
“Kamu ga pernah berubah, Kamu bukan satu-satunya orang yang harus dimengerti didunia ini, pikirkan juga perasaan orang lain.” Kataku padanya.
“Udahlah mas, ga apa-apa kok, memang saya yang salah.” Fla berkata dari belakang sambil mencoba menenangkan diriku yang mulai terbawa dengan suasana hari itu.
“Oh, jadi lo kenal sama banci ini, dan lo lebih milih untuk belain dia??” Zee tidak terima dengan sikapku itu. Sementara aku masih menahan tangannya, ia berusaha meronta dengan kuat, ia mengambil tasnya dan beranjak pergi, ia hilang dengan segera, seperti kebiasaanya, marah-marah,lalu pergi begitu saja, dia ternyata belum berubah.
“Kamu ga apa-apa?” Tanyaku pada Fla. Sementara ia hanya tersenyum, caranya tersenyum seperti yang pernah kulukiskan sebelumnya, bukan senyum palsu seperti yang orang lain biasa berikan.
————————–————————–————————–
Siang setelah kejadian pertengkaran itu aku kembali memulai wawancaraku dengannya, memang keadaannya kini berubah, tadinya aku kira akan menjadi tidak nyaman, tapi ternyata wawancara kali ini lebih menarik, Fla menceritakan apapun yang aku tanyakan dengan terang-terangan, ia berusaha untuk tidak menutupi apapun, aku kagum padanya, ia sungguh tegar dengan semua cercaan yang muncul. Ia tidak terlihat seperti orang yang tidak “normal” bagiku ia sangat normal dengan keadaannya sekarang, mungkin mereka yang terlihat “normal” itulah yang sebenarnya perlu ditanyakan kenormalannya. Dan aku pun melanjutkan pertanyaan-pertanyaanku.
“Jadi, bagaimana perasaan anda ketika ada orang lain yang tidak nyaman dengan kondisi diri anda?” Tanyaku padanya, setiap pertanyaan yang aku tanyakan memang agak “riskan” tapi aku berusaha untuk berani menanyakannya.
“Aku udah biasa kok digituin, Cuma sedikit aja orang yang mau nerima ‘kita’ jadi ya berusaha maklum aja..” Katanya dengan wajah agak murung. Aku merasa agak bersalah dengan pertanyaanku kali ini.
“Pernah jatuh cinta?” Tanyaku lagi padanya.
“Emm, pernah…” Jawabnya sambil agak tersipu.
“Jatuh cinta pada orang seperti apa?” Tanyaku lagi.
“Emmmm….” Ia tidak menjawab pertanyaanku itu. Mungkin belum waktunya untuk bertanya seperti itu, mungkin lain kali ia akan menjawab pertanyaanku itu. Setelah banyak bertanya, kini aku mulai mengerti bahwa apa yang terjadi padanya sekarang tak lebih dari “sakit hati” yang dipupuk terus, ia kecewa terhadap keluarga, serta semua orang disekitarnya, dan menurutnya menjadi seperti sekarang adalah keputusan terbaik. Itulah pilihannya, aku hanya berharap suatu hari nanti, ia dapat menemukan keputusan yang “lebih baik” daripada apa yang ia rasa “terbaik” tapi hari ini aku sungguh melihat suatu pribadi yang berbeda dari sosok yang tadinya aku pikirkan, apa yang dulu aku pikirkan jauh berubah, dan kau tahu kawan apa yang ada dipikiranku sekarang? Ternyata “waria” yang kini aku kenal lebih “wanita” dari semua wanita yang pernah berbicara denganku. Sungguh ironis, dan mungkin tanggapanku juga terlewat aneh.
————————–————————–————————–————————–——-
Besok adalah hari terakhir dari sesi wawancaraku, akhirnya ini berakhir juga, tapi ini membuatku takut, takut bukan karena aku akan dibilang tidak normal, atau kesulitan penelitianku nantinya, aku takut jika “mereka” terhina lagi, aku takut jika mereka tidak mendapat posisi yang seharusnya dimasyarakat, aku takut ketika mereka harus menahan tangisannya kembali dan menumpuk luka di hatinya, betapa ingin aku mengenal mereka lebih jauh, dan memulihkan semua hinaan dan tangisan, menggantikannya dengan hal yang dapat membuat mereka tersenyum kembali.
Malam itu, Sekembalinya aku kekamar, aku membereskan semua hal yang aku pakai untuk wawancara sebelumnya, aku merapikan diri, merebahkan diriku ke tempat tidur, hari yang cukup melelahkan juga. Tiba-tiba handphoneku bergetar, panggilan masuk, seorang teman kuliah menelponku.
“Zee kecelakaan,..” Katanya singkat. Aku kaget, lalu terbangun dengan segera, meski ia terlihat “jahat” tapi aku sungguh menaruh perhatian padanya. Tanpa pikir panjang Aku menanyakan alamat rumah sakitnya dan langsung kesana. Entah kenapa aku merasa bersalah dengan kejadian tadi. Meskipun entah siapa yang harusnya minta maaf.
————————–————————–————————–
Tercium bau khas rumah sakit ketika aku beranjak masuk, suasana serba putih, padahal secara psikologis, warna ini sering menimbulkan depresi pada beberapa pasien, warnanya terlalu tegang, dan aku juga sangat tegang hari ini. Tapi betapa kagetnya aku melihat Fla ada disini, dirumah sakit ini, tepat di lantai 3, kamar 317, di depan kamar Zee dirawat, apa yang dia lakukan disini?
“Fla,..” Kataku.
“Apa yang kamu lakukan disini?” tanyaku lagi
“Aku….”

Bersambung
“daks”

Tags: Waria, Cinta, Cerpen

Sabtu, 24 Juli 2010

jujur

cuma disini gue bisa ngungkapin rasa kecewa gue,jujur kemaren gue kecewa sama guru kesayangan gyue. bu hernani,dia ngerobek kertas gue,jujr gue kesel gue gak bakal nyontek kalo gue punya atlas...tapi kenyataanya gue gak punya atlas,dia selalu kayak gitu,and tadi (hari ni sebenernya gue pengen jalan sama yuan tapii gak jadi gara" gue bingung rumanya daerah mana,dan gue juga udah sbelllllllll banget sama yuan,gue sebellllllllllnnnyaaaaaaaaaa naudjubilah,dia itu ternyata udah punya pacaar sebelum gue pacaran sama dia,gue sedih banget dia kayak gitu ,tapi mau gimana lagi.ini emang udah takdir gue,gue sebenernya juga pusing punya 3 cowo.tapi mau gimana lagi gue sayang 33 nya,gue pengen mutusin mereka berdua.doain gue ya log supaya gue kuat buat putusin mereka ber3 jujur 33nya gue sayang banget,sebenernya gue gak mau banget ngelepasin mereka ,apalagi kiki ,gue sayang banget sama dia,tapi apa mau dikata,nasi udah jadi ketan eh salah nasi udah jadi bubur,wish me lucky blog !! semoga gue bisa ngelepasin mereka ber3 tanpa rasa berat hati,gue berdoa semoga mereka bisa jadi yg terbai buat orang lain dan ternyata orang lain itu bukan gue,bye bye

Kamis, 01 Juli 2010

anjing !

sumpah ! ini kejadian udah 2 kali terulang !! kenapa din saat gue sayang sama sahabat gue sahabat gue malah jadi musuh gue ?! apalagi si vanny yg anjing and bangsat!! gue benci banget ama tuh orang !! kenapa dia muncul kayak gitu !! pengen rasanya gue marah tapi gue gak tau mau marah sama siapa !! mau sedih tapi gue gengsi ,,,hari ini ultahnya tuh jablay ! SI VANNY BANGSAT ! sumpah ,gue gak tau kenapa gue segitu bencinya sama dia,gue gak salah apa apa malah gue y ditinggalin !! yg harusnya ditingalin tuh si vanny ! karena si qonita udah di buat nangis and sedih sama vanny !! gue gak ta harus gimaana !! mau rasanya gue bunuh semua orang yg ninggalin gue ! kenapa mereka gak ngerti gimana rasaya hati gue?! gue juga punya perasaan !! mereka hargain gue dong ! mereka mau dihargain tapi gak mau ngehargain !apalagi tasdi ada temen2y vanny di deket rumah !! huuh udah pake ngatain lagi !! dasar babi aer lo !! ntuk vanny : jablay kecebong aer gue benci lo, untuk qonita:penghianat katak sawah ! gue benci kalian,ya gue gak bakal mau main dan maafan sama kalian,walaupun gue ngatain kalian gue ak akan pernah mau dan gaakkkkk akkaaaannn pernah mau temenan sm kalian,kecuali kalian yg minta maaf duluan sama gue,asal kalian tau sebenernya gue tuh pengen kita main bareng2 lagi !! tapi gak kayak gini caranya !!! kalian harusnya jujur aja sama gue ! (ini buat anak2 comet sm qonita,arin,tasya),jujur gue juga pengen kayak dulu tapi gak gini caranya !! kalian tuh bikin gue benci sama kalian,sebenernya gue tuh sayannnnnnnnggggg sama kalian,tapi kalian malah kayak giu !jadi gue tetep benci sama kalian semua. dasar ! ANJING !!!!!!!!!!!!

Minggu, 06 Juni 2010

rahasia panjang umur nih !

Secara bergurau seorang teman mengungkapkan rahasia panjang umur orang Jepang. Katanya, di Jepang semua serba mahal, termasuk biaya penguburan ketika meninggal. Jadi orang Jepang mau menabung dulu yang banyak sampai berusia lanjut supaya bisa dikuburkan dengan layak. Saya tertawa mendengarnya. Pada suatu kesempatan, saya menanyakan kepada salah seorang professor saya tentang hal ini. Dengan sedikit menambahkan dari beberapa hal yang saya lihat sehari-hari, inilah rahasia panjang umur orang Jepang.

Pertama dari makanan. Orang Jepang makan dengan makanan yang bergizi dan higyenis. Tentu kita tahu orang Jepang juga suka memakan ikan mentah yang dicampur sedikit nasi (sushi) bahkan yang benar-benar ikan mentah saja (sashimi). Ikan mempunyai gizi yang tinggi serta rendah kalori. Contoh lain, makanan yang digoreng menggunakan minyak goreng seperti tempura akan dimasak dengan sangat kering dan garing sehingga seolah-olah minyak goreng tidak melekat di makanan tersebut.

Pada hampir setiap restoran besar di Jepang, akan bisa kita lihat jumlah kalori yang terdapat pada setiap menunya. Dengan demikian orang bisa mengatur asupan jumlah kalorinya. Makanan yang dimasak juga tidak akan dihidangkan sampai lebih dari satu hari. Di banyak supermarket, setiap malam biasanya diadakan potongan harga untuk makanan yang dimasak pagi harinya karena tidak akan dijual lagi untuk keesokan harinya. Semua makanan yang menggunakan bahan pengawet tercantum jelas kapan habis masa berlakunya. Dari sisi minuman, teh Jepang juga sangat terkenal akan khasiatnya. Dan orang Jepang tidak pernah minum yang dicampur dengan gula.

Faktor yang kedua adalah olah raga. Sedari kecil, warga Jepang terbiasa berolah raga. Di sekolah dasar, selain diberikan pelajaran olah raga, setiap tahun diadakan lomba olah raga bersama yang melibatkan semua muridnya tanpa terkecuali. Walaupun sifatnya lomba, namun lebih banyak ditekankan tentang kerja sama dalam kelompok, sehingga setiap murid dapat berpartisipasi. Lomba yang sama juga diadakan pada tingkat TK. Karena cinta berolah raga, walaupun sedang musim dingin dan bersalju, banyak orang yang tetap melakukan aktivitas olah raganya.

Ditunjang faktor transportasi umum yang nyaman, warga Jepang biasa berjalan kaki atau mengendarai sepeda setelah turun dari bus/kereta untuk menyambung perjalanannya. Karena kebiasaan ini, kalau kita bertanya jarak suatu tempat, biasanya tidak akan dijawab dengan dalam berapa meter atau satuan jarak, mereka akan menjawab “Kira-kira 10 menit berjalan kaki dari sini”. Di jalan umum, biasa terlihat orang tua yang masih gagah berjalan kaki. Tanpa disadari, hal ini juga merupakan olah raga yang ringan.

Faktor ini masih sangat jarang dilakukan oleh masyarakat kita. Bagi mereka yang memiliki kendaraan, akan naik kendaraan dari rumah sampai ke tujuan. Bagi yang berkendaraan umum, akan memaksakan diri untuk turun sampai tempat terdekat (bahkan bukan di tempat pemberhentian) setelah itu disambung menggunakan ojek/bajaj sampai di depan rumah. Sehingga tubuh kita tidak terbiasa untuk melakukan olah raga yang ringan.

Yang ketiga adalah peran pemerintah. Di setiap kota disediakan sarana olah raga yang memadai. Minimal ada lapangan luas serta gym yang dilengkapi dengan tempat fitness serta kolam renang. Masyarakat bisa menggunakan fasilitas ini dengan biaya yang relatif murah. Pemerintah juga mewajibkan setiap warga untuk mengikuti asuransi kesehatan nasional yang disesuaikan dengan penghasilan kita. Sehingga pada saat sakit, biaya pengobatan ditanggung oleh asuransi.

Cukup dengan menunjukkan kartu asuransi, masyarakat dapat langsung mendapatkan potongan harga di rumah sakit atau dokter manapun. Untuk anak di bawah usia tertentu serta orang lanjut usia di atas usia tertentu biayanya akan sangat murah, bahkan ada yang gratis. Khusus untuk orang yang sudah sangat lanjut usia, bahkan pemerintah menyediakan sarana penjemputan bagi mereka yang hendak memeriksakan diri ke dokter/rumah sakit.

Yang terakhir adalah menyediakan waktu untuk bersantai guna menghindari kejenuhan. Berbagai macam cara digunakan untuk relaks. Contohnya adalah dengan menekuni suatu hobby tertentu.Bisa dengan memelihara tanaman, memelihara bonsai, menekuni fotografi, belajar kaligrafi dan lain-lain. Di rumah juga tidak sedikit yang menanam tanaman atau pohon bonsai. Selain bisa untuk melepaskan diri dari kejenuhan sehari-hari juga untuk menambah teman / kenalan untuk berbagi rasa.

Contoh lainnya adalah menikmati keindahan alam. Sebagai negara empat musim, warga Jepang setiap tahun sering menikmati pergantian musim. Pada saat musim semi mereka berkumpul sambil duduk menikmati bunga sakura (hanami). pergi melihat sunset di musim panas, serta menikmati indahnya dedaunan di musim gugur. Foto ilustrasi di atas adalah seorang nenek berusia sekitar 90 tahunan yang berkursi roda diantar cucunya untuk menikmati keindahan bunga tulip di musim semi.

Walaupun sepertinya tidak ada hal yang baru dalam rahasia panjang umur ini, namun apabila dijalankan secara konsisten akan berdampak bagi kesehatan kita. Mudah-mudahan informasi ini bermanfaat bagi kita semua.

suatu musibah

saat itu gue gatau kejadian itu bakalan kejadian dn..... gue nabrak seseorang anak kecil berumur seumuran adek gue dan gue gak nyangka dia bakal gu tabrak ya gue akuin itu salah gue tapi kenapa nyokapnya malah terus melorotin dan ngabisin duit bokap gue ???? yg salah emang gue sama adeknya(bukanny gamau disalahin emang kayak gitu kejadiannya)nah kan pas gue tabrak dia gue panik banget pertamannya gue ga berani bilang sama bokap gue eh ternyata om gue yg ngomong kalo gue nabrak anak orang,,,dan setelah itu pada saat hari sabtu mereka dateng kerumah gue dan mereka ngacak2 rumah gue,gue juga gatau kenapa mereka bersikap dan dateng kerumah gue kayak gitu dan sekarang kata adek gue mereka dateng minta duit dari bokap gue jelas nyokap gue marah,,trus ada kejadian lagi gue udah putus sama kiki hal yg gue kira bakal bertahan lama ternyata hanya sebentar . gue malah berharap sama moi tapi gue tau moi itu temen deketnya kiki.gue jadi serba salah malah akhir2 ini gue jadi takut deket2 sama anak kecil gue takut aja gara2 kejadian itu dan gue janji bakal jaga adek2 gue dan sahabat2 gue dengan baik walaupun banyak rintangan didepan mata gue

Sabtu, 29 Mei 2010

guebencijablayguebencijablayguebencijablayguebencijablay
guebencijablayguebencijablayguebencijablayguebencijablay